Sebelumnya melalui postingan ini…saya juga ingin membuat pengakuan :
Saya merasa sangat malu akan ketidakpekaan saya terhadap saudara/i sedaerah saya sendiri yang hidup dengan kondisi memperihatinkan. Ia, anak dan bayi berusia 7 bulan yang masih dalam kandungannya mati karena kelaparan, sementara saya seolah-olah menutup mata tak perduli, malah bersenang – senang dalam dunia saya sendiri.
Disaat semuanya sedang beramai-ramai mewujudkan Kampanye Tahun Anti Kelaparan dan Gizi Buruk. Saya malah tidak terpikir sama sekali untuk membuat hal yang serupa. Bahkan saat berita kematian mereka telah menjadi konsumsi publik, tetap tak sanggup mengerakkan jemari ini untuk membuat sebuah postingan keprihatinan.
Apakah hati dan pikiran saya sudah berubah jadi batu yang keras?? Apakah saya sudah berubah menjadi orang yang tidak memiliki hati nurani lagi??? Sehingga sebegitu tidak perdulinya saya akan lingkungan dan orang-orang yang ada disekeliling saya.
BETAPA MEMALUKANNYA SAYA INI..!!!… Mengatakan saya orang Makassar tapi tidak ada satu hal pun yang bisa saya buat untuk saudara-saudara sedaerah saya sendiri.
BETAPA MEMALUKANNYA SAYA INI..!!!… Karena ternyata orang-orang yang tidak pernah ada hubungan sama sekali sama Makassar malahan yang lebih perduli.

MAAFKAN SAYA…..!!!! *membungkuk dalam*
Dengan kepala yang masih tertunduk malu akan kepongahan saya sendiri, ijinkan saya melakukan sesuatu yang kecil untuk memperbaiki kesalahan saya dan belajar untuk menjadi lebih peka dan realitis akan kehidupan ini.
Saya sangat mengharapkan kesediaan kita semuanya untuk bersedia mendukung dan membantu :
Kampanye Tahun Anti Kelaparan dan Gizi Buruk.

Dengan menyisikan sedikit dari rejeki yang kita dapatkan dan kita punyai untuk mereka yang masih sangat membutuhkan uluran tangan kita semuanya. Sekecil apapun sumbangan kita itu akan sangat berarti buat mereka.
Sumbangan bisa disalurkan melalui rekening di bawah ini :
No. Rekening BCA:
479-0057126
a/ n Tjhia Fui Ha
BCA KPC. Bojong Indah
dan
No. Rekening Mandiri :
118-0005776256
Tjhia Fui Ha
Cabang Puri Indah
Setiap penyumbang diwajib menelepon atau sms ke: 081.280.437.66 , dengan memberitahukan nama dan berapa dana yang ingin disumbangkan. Agar dana yang masuk bisa dicek dan dipublish sebagai pertanggungjawaban.
Makasih buat Mbak Hanna dan Mas Gempur dengan inisiatif mulianya. Saya siap membantu dan Maafkan akan ketidakpekaan saya ini.
*merasa sangat kecil di hadapan semuanya*
Link serupa tp tak sama :
- Lapar Menjemput Ajal, Pedulikah Kita?
- TPC – GO BLOG CAMPAIGN
- Saatnya Blogger™ Unjuk Peduli!
- I
- Mari Menyatakan Kespritualan Kita
- Miskin lalu mati ??
- Aksi Nyata Anti Kelaparan, Meski Kecil
- BANDINGKANNN!!!
- Stop Kelaparan
- Materi
- Stop Kelaparan dan Gizi Buruk
- Peduli, Peduli Yuk Kita Peduli
- Nasi Aking dan Sirnanya Empati Kita Terhadap Sesama
- Aku, Puisi, Kekinian & Tanya.
- Mari Peduli
- Gizi Buruk Potret Keburukan Kita.
- Stop Kelaparan dan Gizi Buruk
- Untuk Indonesia dari Indonesia
- Terbunuhnya Sang Lapar
- Telat Makan dan Gizi Buruk
- Ketika Kenyang Menjadi Hal Yang Langka
- Tentang Kelaparan
- Dicari Seorang Dermawan Sedikit Atau Banyak
- BANDINGKANNN!!!
- Jeritan Penduduk Kelaparan
- Lapar Memicu Marah
- Perut
- Vicious circle of poverty









![Loenpia[dot]Net](http://i459.photobucket.com/albums/qq319/alcatrazia/loenpia-tag-1.gif)

73 Comments
Ina dah mulai koq,
Kita semua dukung Ina sebagai komandan,
Akan saya bantu semampu saya…
*mba Ina semakin berkepedulian sosial da religius…
Ndak ada kata terlambat untuk memulai sebuah tujuan mulia dari sekarang. Saya ndukung semampu dan seikhlas saya
oke Bu iNa, sepakat, mendukung 100% scr moral dan spiritual.. *materialnya mana?* iya oke akan saya pasang juga di blog sy
Mulia sekali mbak,..
*mencoba membantu semampu saya
Siapa bilang Inaku tak peduli? Siapa, he? Lewatin Mba Hannanya dulu nih. >:)
Ok, Na. Siap2 terima kedatangan teman dari jauh, ya. Tolong cariin hotel yang nyaman tuk penginapan. Bukan Mba yang ke sana. Nanti ada wakilnya. Nah, dana yang terkumpul nanti, butuh bantuan Ina untuk mencari beras atau makanan yang lainnya dengan dicount yang besarrrr
Setelah itu butuh bantuan Ina mengantar teman2 ke lokasi dan butuh tenagan Ina beserta teman2 lainnya untuk membagi2kan beras atau makanan lainnya ke warga yang memang sedang membutuhkan. S
Mba tahu, Na. Ini tak bisa berlangsung lama. Setidaknya kita sudah berbuat sesuatu untuk sesama. Beberapa kilo beras bisa menyambung hidup mereka. Bisa memberikan mereka tenaga baru dan segera bekerja. Ah, kita sama2 kecil, Na. Tak bisa berbuat banyak. Ingin rasanya menangis. Moga Tuhan mengetuk pintu hati mereka yang lebih mampu. Amin.
[...]  (¯`·._.·Ina PuRpLeHoLiC·._.·´¯) [...]
@ Aki Herry.
Komandan perang-perangan, ki?
Makasih dukungannya.
@ adit-nya niez
Bagus. Jadi nga cuma kojom aja kerjaan km.
*adit ikut…si Niez mana???
@ -=«GoenRock®»=-
Seep…! Go Rock…!!!
*kipas2*
@ Fauzan.
bantuan apapun diterima kok, asal ikhlas bantu na.
Makasih yach.
@ alle
Makasih.
ditunggu bantuan na.
@ Mbak hanna.
Wetz…Preman Jakarta na muncul.
Ina dan teman2 AM siap membantu kok mbak.
Siap laksanakan amanah dan kepercayaan ini.
Semoga bermanfaat.
*terharu*
suwer aku terharu nalek baca postinganmu kali ini… jadi ikutan malu juga…
sepakat dengan kata mbak hanna, setidaknya sudah peduli dan bertindak.. tunjukkan blogger gak hanya bisa bicara
wah, postingan yang bagus dan menyadarkan semua yang sudah terlena dengan dunia sendiri
ada yg rekening mandiri ga ya na?
saya ikut terharu baca postingan ini… saya siap mbantu mbak!
lha? maok kampanye anti kelaparan kok badan mangsih ndut?


korelasinyah gimanah? ntar timbul kecemburuan sosial loch….
diet dolo baru kampanye….
*dibantai mbaks ina*
akuh ndukung ajah mbaks….
[...] Mereka Berhak Juga untuk MAKAN!! [...]
Ina.. ikutan!!
@ det
Tumben kita bedua akur dan km punya
kemaluan.Makasih dukungannya,delek.
@ Mas Febra
tar aku tanyain mbak hanna yach mas.
Iya Mas.. itu membuat saya benar2 malu. Semoga nga ada lagi yg seperti saya ini.
Rekening Mandiri.
@Pak Gempur.
*sodorin tissue*
jgn ampe nangis pak. Makasih dukungan dan “sentilan” na sehingga saya bisa sadar,Pak.
@ abeeayangâ„¢
wah…dah maen fisik nieh..!
*murka*
*masukin abee ke dalam kuali, rebus*
ga rugi aku punya temen seperti ina
tomboy tapi sosial
jelek tapi ga malu2in daku yang dha jelek juga
hahhahahhahaha
dan mereka juga berhak pake baju…
Lirak-lirik tonggo sebelah..
ngrogo kanthong…nggegem lembaran…
Tangan murep…weweh sapodho padhane..
Sing langsung kelihatan mata..
ini yg perlu juga didahulukan…
Berbuat…berbuat…dari lingkungan terdekat
angan sampek tetangga mati kelaperan, kita gak liat,
Lah..lah…mendah neyo…
DUKUNG PEDULI MISI SOSIAL ANTI KELAPARAN
mari mendukung, mari peduli .
eh, mbak..rekeningnya cuman BCA ndak ada yang mandiri ya ?
napa mesti malu na? belum terlambat untuk melakukan aksi kemanusiaan kok. mudah2an dg kompaknya temen2 persoalan seberat apa pun bisa teratasi, termasuk kelaparan yang mendera saudara2 kita di makassar.
[...] Sesama → Mari Peduli → Peduli, Peduli Yuk Kita Peduli → Untuk Indonesia Dari Indonesia! → Mereka Berhak Juga untuk MAKAN!! → Indifference → Saatnya Bloggerâ„¢ Unjuk Peduli! → TPC – GO BLOG [...]
[...] Mereka Berhak Juga untuk Makan [...]
Saya dukung Ina jadi komandan.
[...] Mereka berhak juga untuk makan [...]
ckckckckkc
ini lah bukti perhatian para
pejabat
huh bilng ja demi rakyat
akhirnya blogger juga yang bergerak
Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali kan??
Hmmmm… bersyukurlah karena masih diberi petunjuk di jalan yang benar..
*agak ga nyambung
[...] mari longok saudara-saudara kita yang nasibnya kurang beruntung. Mereka tidak bisa menyulam masa depan yang begitu suram, [...]
Yooo… Mari kita perangi kemiskinan, kelaparan dan gizi buruk di Indonesia!
Mbak Ina
kumaju paling depaaan…!*menenteng senjata bambu runcing*
Lah kok kayak balik lagi ke zaman perjuangan kemerdekaan nih!
kalo bantuannya bukan duit di kirim ke mana?
salut deh buat Ina…
ina makin caem deh
Ina gak usah menyesal atas kekhilafanmu… Itu hanya soal waktu… Sekarang kamu udah bikin rasa kepedulianmu, ya, wis toh… gak usah sedih lagi… Setidaknya, melalui tulisan rasa keprihatinan kita bisa disuarakan… Salam!
[...] Mereka Berhak juga untuk makan [...]
masa dah bikin postingan ini lo bilang ga peka sih na??? (*geleng2 kepala)
lo tuh dah selangkah lebih maju dari kita… kita??? gwkali yach…
maaph……..


tapi emang ndut kok….
*bangkit dari kuali*
[...] 11. Mari Peduli 12. Peduli, Peduli Yuk Kita Peduli 13. Untuk Indonesia Dari Indonesia! 14. Mereka Berhak Juga untuk MAKAN!! 15. Indifference 16. Saatnya Blogger™ Unjuk [...]
[...] nyang mungking terkait: mereka-berhak-juga-untuk-makan lapar-menjemput-ajal-pedulikah-kita tpc-go-blog-campaign saatnya-blogger-unjuk-peduli indifference [...]
[...] Sesama → Mari Peduli → Peduli, Peduli Yuk Kita Peduli → Untuk Indonesia Dari Indonesia! → Mereka Berhak Juga untuk MAKAN!! → Indifference → Saatnya Blogger™ Unjuk Peduli! → Jeritan Penduduk [...]
Ina, kau adalah sang bijak
Layakkah kita disebut manusia jika masih belum berempati.
Mari peduli
Mati karena sakit jantung…
Mati karena jatuh dari lantai 20…
Mati karena ditembak…
Mati karena dicekik…
Mati karena ditabrak tronton…
Tak sesakit mati karena kelaparan…
[...] Sesama → Mari Peduli → Peduli, Peduli Yuk Kita Peduli → Untuk Indonesia Dari Indonesia! → Mereka Berhak Juga untuk MAKAN!! → [...]
[...] – Ina, [...]
cempluk bantu dengan galang dana di surabaya mbak !!!
ayo…kita kerahkan sumbangsih kita tuk membantu korban kelaparan..
Bagus, saya dukung! Tapi mungkin cuma bisa bantu dengan doa aja.
Ass…Alhamdulillah akhirnya tercapai juga niat itu.Insya Allah berjalan lancar dan sukses karena di baliknya tersimpan ketulusan yang sangat mulia buat para sesama kita yang sedang membutuhkan. Mari kita dukung bersama dan mengulurkan kasih kita pada mereka yang sedang dilanda kesusahan dan kelaparan,karena mereka adalah saudara kita juga.Na,mbak dukung nih sebagai sesama manusia khusus dari Makassar…Wassalam
sudami kudukung kodonk
mari kita tingkatkan kualitas hidup kita dan saudara kita, dimulai dari yang terdekat
mari kita kampanye dulu sesama blogger untuk mengurangi biaya internetan dan sumbangin untuk mereka yg kelaparan
hmmmm, semoga kita diberikan kekuatan untuk tetap hidup dan berjuang,
untung saya tidak memilih para pejabat yang berkuasa saat ini dan mungkin pemilu yang akan datang
[...] – Mereka Berhak juga untuk Makan [...]
[...] – Mereka Berhak juga untuk Makan [...]
Mereka berhak mendapatkan semuanya!!!
jadi merasa hina neh gwe,
selama ini aLe hanya bisa IBA saja,
smoga Tuhan memberikan yang terbaik untuk kita smua, aMin..
siap mendukung..
ikut barisan
ayo mari kita bantu mereka
uhuhhuhuhuuu…
bersyukurlah kita yang masih bisa makan…
yup…
mereka berhak untuk makan.
saya ikut mendukung
Met berlibur yah
idup kelaparan!!!!!
idup kelaparan!!
eh salah..
idup pemberantasan kelaparan!!!!
heheheheh
[...] -P4ndu -Restlessangel -Cakbud -Daniel -Fira -Charles -Yonky -Amril -Nexlaip -Oktasihotang -Fertob – Ina -CY -cHika -Moerz – Abeeayang -Blogie -Suara Rakyat -Kang Tutur – Celotehsaya -Annot -Daengbattala [...]
Miskin, no way!…
Tampaknya sekarang lagi musim kampanye anti kelaparan. Baca blog ini, itu, sana, sini, situ… dan masih banyak lagi. Alhamdulillah, ternyata banyak blogger yang peduli terhadap penderitaan sesama.
Mungkin dari para blogger tersebut sudah ada yang …
uhhhh so sweet…
wah keren banget ih..
ina memang idolaku
huhuhuhu
dukung juga ah.
Ina :
Aduh..Bedh memuji bgt sech. :mgreen:
*tersipu-sipu*
Makasih.
@ To All….
Makasih banyak semuanya atas doa dan dukungan serta sumbangannya.
Semoga apa yang kita lakukan ini bisa sedikit meringankan beban hidup mereka.
Saya disini cuma sebagai alat semata untuk membantu menyalurkan bantuan teman-teman.
[...] Mereka berhak juga untuk makan [...]
[...] mereka-berhak-juga-untuk-makan lapar-menjemput-ajal-pedulikah-kita tpc-go-blog-campaign saatnya-blogger-unjuk-peduli indifference mari-menyatakan-kespritualan-kita miskin-lalu-mati aksi-nyata-anti-kelaparan-meski-kecil. [...]
[...] Mereka berhak juga untuk makan [...]
Saya kadang bingung
-Indonesia kan negara agraris tapi koq banyak yang kelaparan.
-Indonesia kan kaya akan sumberdaya alam tapi koq Banyak yang hidup dibawah garis kemiskinan
-Indonesia banyak orang pinter tapi malah berbakti di negeri Orang
Hix hix memang membingungkan
Ina :
jangan bingung2…:D tar stress malah jadi gila lho.
RSS feed for comments on this post. TrackBack URL
Leave a comment