Posted by Ina

41 comments

“Mirror… mirror on the wall. Who’s the fairest of them all?”

Familiar nga dengan kalimat diatas?? Hahahahaha..itulah kalimat paling narsis pertama yang langsung teringat oleh saya kalo ngomongin masalah narsisme. Kalimat itu diucapin ama Ibu Tiri si Putri salju yang selalu bertanya sama kaca ajaibnya.

Kenapa kok tiba-tiba bahas masalah Narsis sech?
kenapa tiba-tiba pengen ngomongin masalah narsis, karena ada beberapa pendapat yang cukup mengelitik saya sampe kegelian mendengarnya. Pendapat itu seperti ini :

Mereka, orang-orang narsis itu hanya sibuk menjadikan dirinya pusat, they are so self-centered. misalnya memasang foto dan bercerita sebanyak mungkin tentang diri Anda di blog.
sikap narsis berpotensi membawa kita berkutat pada hal-hal yang tidak substansial dan tidak mewakili kepentingan masyarakat lebih luas.

Dalam dunia Psikologi, narsis merujuk istilah narsisistik yg dikemukakan oleh Om Freud. Dipakainya istilah narsisistik berkaitan dgn mitologi Yunani ttg seorang pemuda tampan bernama Narcissus yg menolak cinta seorang peri bernama Echo krn merasa Echo tdk sepadan dgn ketampanannya. Sikap ini membuat dewi cinta Aphrodite marah & mengutuk Narcissus utk jatuh cinta hanya pada dirinya sendiri yg ia lihat dlm bayangan di air kolam.

Oleh Om Freud istilah ini kemudian digunakan utk menggambarkan sekumpulan ciri kepribadian yg berkaitan dgn menganggap diri sendiri sebagai sosok yg hebat & unik yg pantas utk dibanggakan & dikagumi.

Om Freud sendiri menyatakan bahwa setiap orang memiliki sifat narsisistik yg merupakan hal yg penting dlm perkembangan manusia berkaitan dgn derajat kepercayaan diri individu itu sendiri.

Ngomongin masalah narsis di blog untuk para blogger adalah hal yang sudah biasa dan nga aneh lagi.

Kenapa demikian?

Saya yakin setiap blogger pasti adalah orang-orang yang memilik bakat narsis dikarenakan memiliki kemampuan untuk mengekspresikan diri baik lewat, postingan, majang foto-foto diri sendiri, bercerita dalam bentuk tulisan atopun sarana ber-ekspresi lainnya. Itu artinya para blogger memperlihatkan sesuatu miliknya (jangan ngeres dl yach) dalam hal ini adalah mengekpresikan pikirannya dalam bentuk tulisan ato apapun di area publik yang dapat diakses oleh sapa saja dan membuat semua atau sebagian dari publik memberikan penilaian positif-negatif/penghargaan terhadap dirinya, maka itu berarti ia telah ber-narsis ria. Misalnya nech narsis model Pasangan baru ( Adit & Niez) ini yg memproklamirkan kl dunia cuma milik mereka berdua : yg lainnya ngontrak.

Bentuk narsisme para blogger pun tak berpatokan hanya pada kekaguman pada diri masing-masing. Kadang Blogger pun bisa menarsiskan satu bentuk kampanye yang memiliki kepedulian pada masyarakat luas yang bisa disarani melalu banner, postingan, dll di blog. Misalnya Mbak Ira yang kampaye tentang peduli AIDS, atopun yang baru –baru ini Si Antobilang yang menarsiskan kegiatan BEKISAR para blogger Jogjakarta. Ato bisa jadi postingan narsis pedebatan Chika dgn Temannya yg apes tentang kurangnya kepedulian masyarakat Jakarta akan kebersihan hingga berujung pada banjir yg sudah sangat akrab dengan kota metropolitan itu. Ato mungkin keprihatinanku sendiri pada saat Fenomena Import Kondom bekas dan Pemanasan Global. Jadi Nga semuanya orang narsis ato lbh tepatnya blogger-blogger narsis itu hanya perduli pada dirinya sendiri dan tidak memandang orang atopun kepentingan masyarakat banyak.

Kalo ditanya :

Apakah Ina sendiri orang yg narsis? Kalau ya, bagaimana perasaan Ina?

Kalau saya bilang tidak maka siap-siap saja saya akan dirajam dan diarak keliling kota Makassar. Disertai protes kanan, kiri, atas, bawah. Karena saya memang termasuk narsis karena saya tidak raguu untuk memuji diri saya sendiri & membanggakan prestasi yg saya miliki. (Kan air laut asin sendiri. Selain itu saya tdk bisa maksa orang lain utk memuji saya sehingga lebih baik saya muji diri sendiri daripada gak ada yg muji. Ya nggak?)

Saya pernah berada dlm kondisi terlalu ‘merendah’ & tdk mau menonjolkan diri. Situasi tsb membuat saya menjadi kurang menghargai usaha yg telah saya lakukan utk meningkatkan kualitas diri saya. Hal tsb yg membuat saya belajar utk memuji diri sendiri jika saya sudah melakukan suatu pekerjaan dgn baik Dengan begitu, saya merasa lebih lega & lebih bahagia.

Keep narsis and still happy.

Caranya, jangan hanya mengenali kelebihan diri namun sadari juga kelemahan diri lalu berusahalah utk memperbaikinya, minimal berusahalan utk tdk mengabaikan bahwa anda adalah manusia yg memang memiliki kelemahan. Kalau anda sudah bisa menerima diri anda apa adanya, maka anda akan lebih mudah utk mempengaruhi orang lain agar mau menerima diri anda apa adanya. Dengan begitu anda bisa tetap narsis tapi happy.

Hidup Narsis…!!!



41 Comments

  • By Adit-nya-Niez on 31 January 2008 at 8:27 pm

    Kok postingan saya yg ada foto bareng niez itu gak ditrekbek ke artikel narsisi ini mbak?? B-)

    Btw, baru tau saya narsis itu mulanya dari mitologi Yunani… :mrgreen:

  • By rara on 31 January 2008 at 8:32 pm

    “Jangan NARSIS Dong!!!” *dgn nada jgn gila dong*
    Hohohoho.. The quotes look familiar :-?

    Mirror mirror in the blog, who’s the greatest of them all…
    *lari*

  • By funkshit on 31 January 2008 at 8:42 pm

    komunikaata . . ..
    berhubungan dengan narsis .. . .

    ina
    joe
    chika
    ina

    tet tot.. mengulang kata ina

  • By Goop on 31 January 2008 at 8:45 pm

    aih…
    narsis yang cantik nih spertinya…
    macam ada estetika untuk narsis :mrgreen:

  • By Fajar on 31 January 2008 at 9:05 pm

    Hidup narsis !!

    :lol: :lol: :lol:

  • By Nuntung on 31 January 2008 at 9:17 pm

    Iya…ya….tapi tundulu, Mirror… mirror on the wall. Who’s the fairest of hem all?”
    “hem atau them” Ina?

  • By Adit-nya-Niez on 31 January 2008 at 9:48 pm

    Waaa… Udah dipajang… :mrgreen:

  • By rara on 31 January 2008 at 10:21 pm

    salah ketik tawwa, dg nuntung :D :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

  • By dimasu on 31 January 2008 at 10:31 pm

    btw, gw baru tau loh sejarah narsis setelah baca tulisan ini :)

    B-)

  • By Ina on 31 January 2008 at 10:52 pm

    @ Adit-nya-Niez
    udah tuch….
    :D

    @ rara
    saya nda narsis ji kodong
    cuma sangat narsis. :evil:

    @ funkshit
    :D kurangin 100 krn mengulang kata Ina.
    *halah

    @ Goop
    makasih dah bilang saya cantik.
    :mrgreen:

    @ Fajar
    :mrgreen:

    Hidup!!!!

    @ DN
    sdh mi sa perbaiki daeng. :D

    @ Adit-nya-Niez

    UDAH….!!! dasar pasangan narsis…!
    *masukin adit ke paket kirim ke semarang

    @ rara
    Makasih pembelaannya. Dah mi saya edit. :D

    @ dimasu
    :D yach yach.

  • By rara on 31 January 2008 at 11:30 pm

    jadi narsis adalah….

  • By det on 31 January 2008 at 11:54 pm

    kenapa sih segala istilah kok berasal dari yunani? benar-benar narsis level internasional banget… termasuk nama raja-raja di sana yang diabadikan menjadi nama bulan-bulan dalam penanggalam masehi..

    OOT ya?

    ina memang narsis!!!!!!!!!!!!

    *kabur duluan deh daripada dilembar upil yang dianggap emas, saking narsisnya :d *

  • By det on 31 January 2008 at 11:58 pm

    ina, ajarin aku narsis dong, aku kan pemalu banget.. baik hati serta tidak sombong…

    xixixixi…. :>

  • By cK on 1 February 2008 at 12:00 am

    *injek injek pangsit dulu* >:)

    saya narsis, dan saya bahagia… B-)

  • By det on 1 February 2008 at 12:02 am

    belajarnya bisa lewat blog kan? ajarin bikin blog ya…

    xixixixi….

    lengkap sudah hettrick malam ini…

    *lanjut ngorok*

  • By kktian on 1 February 2008 at 12:07 am

    narsis why not :lol: keep narsis pokokna

  • By det on 1 February 2008 at 12:23 am

    walah… hetrik saya keselipan cK… gak keren ah…

    *lempar cK ke bandung*

    *nunggu foto2 terbarunya*

    *kabuuurrrrrrrrrrrrrr*

  • By det on 1 February 2008 at 12:24 am

    halah……… kktian juga tu, nyelip-nyelip ajah!!!!

    *peluk dek titian*

    *lempar kucluk ke got*

  • By niez-nya adit on 1 February 2008 at 12:26 am

    kasiyan si narcissus. coba klo waktu itu dy dan echo blogging dan YMan yah… :mrgreen:

  • By det on 1 February 2008 at 12:26 am

    *balik lagi*

    hihihi…. ini pasti hetrik deh………

    biar jadi narsis kaffah………

    *hurayyyyyyyyyyyyyy……….*

    *dihadiahi laptop ina, komentar terbanyak*

  • By det on 1 February 2008 at 12:28 am

    waduhhhhhhh…. gagal lagi!!!!!!

    *lempar niez ke jakarta*

    *ngorok aja ah.. gagal terus!*

  • By danalingga on 1 February 2008 at 1:40 am

    ndak ikutan. :lol:

  • By -tikabanget- on 1 February 2008 at 3:37 am

    + tik? kamu narsis ndak?

    - ndak. sayah tikabanget. bukan tikanarsis.

    **dikemplang kaleng**

  • By devari on 1 February 2008 at 8:24 am

    narsis adalah manusiawi juga bagian dari 3 unsur kepribadian manusia menurut bang freud; id, ego, superego

  • By Abied on 1 February 2008 at 9:53 am

    Aku narsis gak ya? Ah gak!
    AKu gak seneng bercerita tentang diriku …
    Hihii …
    *Narsisnya dikit aja ah!

  • By ika on 1 February 2008 at 10:33 am

    bener mbak,saya setuju sama postingan ,bak bahwa haruslah menerima kelemahan diri sendiri dulu untuk bisa deal with other people soalnya saya ya ada masalah sama hal ini, saya ngerasa jaim kalo ngakuin kelemahan diri sendiri jadinya malah ketika melakukan kesalahan saya malah sebal sama diri saya sendiri dan ini menyiksa banget. masa sih benci sama diri sendiri. so akhirna saya yah mencoba menerima diri apa adanya dan luweh lah tanggapan orang apa yang penting saya ga perlu jaim lagi dan bisa hepi apa adanya sayah… :mrgreen:

  • By extremusmilitis on 1 February 2008 at 12:17 pm

    mencari arti-nya di kamus B-)

  • By caplang[dot]net on 1 February 2008 at 12:27 pm

    hidup narsis!! :lol:

  • By itikkecil on 1 February 2008 at 1:53 pm

    saya memang narsis juga B-)
    soal narsis itu kan terserah yang punya blog, blog sendiri ini ;)

  • By gita devi on 1 February 2008 at 4:24 pm

    klo gak narsis gak afdoll !hehe harus donk, asal jangan kebablasan :)

  • By b on 1 February 2008 at 5:58 pm

    8-} …eit, narsis ya?

    narsis itu adalah satu bentuk kesadaran yg muncul akan sesuatu yg ‘indah’ dlm diri manusia, lalu munculnya penghargaan berlebihan akan keindahan itu.. krn ‘berlebihan’ itulah maka segala bentuk apresiasinya terpancar keluar, terlihat..

    tapi menurut saya narsis itu penting dlm kadar tertentu.. asal jgn sampai berlebihan sehingga, mngkn, menjadi sesuatu yg melecehkan.. :D

    8-} eit! mngkn membahasnya lbh lanjut bkn sesuatu yg penting.. yah, paling engga untk mengisi wkt :lol:

  • By dEEt on 1 February 2008 at 8:56 pm

    narsis itu bikin Qta eksis mbak… :mrgreen:
    narsis jg enggak dosa..

    dan ada quote in english yg blg:
    narsis is not a crime..

    so, HIDUP NARSIS!!!!! B-)

  • By Ina on 1 February 2008 at 10:58 pm

    @ rara
    *siul-siul*
    :D

    @ det
    Dasar Tukang OOT…!!! :evil:

    Nyampah aja trus, det. *murka

    @ cK
    :mrgreen: emang lo bgt khan chik.
    Narsis = Chika…!

    @ det
    *cuma ngakak liat usaha det buat hetrix*

    woii…gagal…!!!

    @ kktian
    Wah..ada org narsis nyamar2.
    :)

    @ det
    *cuekin det*

    @ niez-nya adit
    iya kali aja nasibnya kyk kamu dan adit.
    tapi nga bakalan ada istilah narsis dong.
    :evil:

    @ danalingga
    nga ikutan apaan? *binun*

    @ -tikabanget-
    masa sech nga narsis??
    *kitik2 tika pake garpu*

    @ devari
    Jd yg ngaku manusia pasti narsis juga.
    :D

    @ Abied
    itu buktinya bisa narsis. :mrgreen:

    @ ika
    Congrat…!!!
    Keep narsis and still happy :D

    @ extremusmilitis
    *lempar mus dgn kamus*
    B-)

    @ caplang[dot]net
    Hidup!!!! :D

    @ itikkecil
    iya saya tau situ narsis ….!
    *dipatok itik*

    @ gita devi
    dgn narsis semuanya jadi Mantaf… :D

    @ b
    :) seep.

    @ dEEt
    Narsis is not a crime.. :D
    SETUJU…!!!!

  • By wier on 2 February 2008 at 12:39 am

    eh narsis ki opo to? ngertiku sih si narti koncoku pas sd… :>

  • By bedh on 2 February 2008 at 4:53 am

    Hidup Narsis…!!!
    huhuhuhu

    narsis + sedikit egois kayanya keren juga
    huhuhuhu

  • By Edi Psw on 2 February 2008 at 9:27 am

    Narsis sih wajar-wajar aja.
    Yang namanya manusia emang begitu.

  • By goes on 2 February 2008 at 10:18 am

    Uh, awal-nye Aku pikir diKau melarang-Ku untuk ber-Narsis Ria di Blogger ternyata Mrs.Ina sejiwa dgn Ku :mrgreen:

    :arrow: Narciz ntu penting wat menumbuhkan rasa Percaya Diri

    *kampanye-in Narciz keliling HI* :mrgreen:

  • By Kekasihmu yg lagi selingkuh on 5 February 2008 at 4:58 pm

    narsis ga narsis
    aku tetap padamu koq hun :>

  • By andhika mappasomba on 6 February 2008 at 2:48 am

    kalau seniman gak narsis, pasti karyanya akan lapuk dimakan Ina…eh, RAYAP!!! :evil: nice to know you >:) >:) >:) >:) >:) 8-l :lol:

  • By andhika mappasomba on 6 February 2008 at 2:52 am

    nih, ada ole2 u?Ina

    Perempuan
    02 Februari 2008

    dalam klimaks klise pada tubuh perempuan
    tak bosan orang berucap
    “ah kekasihku, kau laksana bidadari
    yang menyimpan keharuman sorga”

    mungkin juga aku pun begitu saat ekstase

    sementara realitas lain tak terbantahkan
    “ada yang terbuang pada anus perempuan saat pagi,
    juga segenggam kehijauan,
    kecoklatan dan keputihan yang menggelisahkannya”

    menjijikkan!
    cuih…

    mks/02/02/08

  • By suandana on 7 February 2008 at 9:33 pm

    hidup narsis!!

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment